PULAU PRAMUKA

From the Blog

bdfcd277-6568-47fd-a3fc-33bbd13b985e

Kapolda Metro: Mayat di Pulau Semak Bukan Korban KM Zahro Express

Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan memastikan mayat yang ditemukan di Pulau Semak Daun, Pulau Seribu bukan korban Kapal Motor (KM) Zahro Express. Menurut Iriawan, mayat tanpa identitas itu sudah berada di air lebih dari tiga hari.

“Tadi kita temukan ada satu mayat, tapi hasil identifikasi sudah tiga sampai empat hari tenggelam ke air kemudian ngambang ke atas,” kata Iriawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/1/2017).

Memurut Iriawan, jenazah yang sudah berada di air lebih dari tiga hari memang akan mengambang sendiri di hari kelima.

“Dari penjelasan medis, kalau tenggelam tiga sampai empat hari akan mengambang,” ujar Iriawan.

“Jenazah tersebut dipastikan bukan jenazah korban kapal Zahro,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat laki-laki yang ditemukan mengambang di Pulau Semak Daun, Kepulauan Seribu, memiliki luka bakar di punggung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto mengatakan mayat tanpa identitas itu akan dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk memastikan apakah mayat tersebut penumpang KM Zahro atau bukan.
(kst/dnu)

Have your say